Arti Islam yang Sebenarnya

Islam berasal dari bahasa Arab “Salaam”, yang berarti “damai”. Saat kita melihat agama ini dari berbagai sudut pandang, misalnya dari sudut pandang masyarakat Amerika, akan banyak pendapat yang berbeda-beda. Coba bertanya pada sepuluh orang di jalanan New York secara acak, kita akan mendengar “teroris”, “liar”, “Ekstrem”, “para penjihad”, dan sedikit “hangat” dan “damai”. Saya pribadi telah mencoba, sekitar tujuh dari sepuluh orang secara acak yang saya tanyai berpikir bahwa Islam adalah tentang terorisme, atau tidak tahu banyak tentang Islam.

         Izinkan saya mengatakan satu kata tentang Islam. Ya, benar sekali, damai. Jika kamu berjalan-jalan di pusat kota Damaskus, Suriah, kamu akan mendapatkan banyak sapaan hangat, tawaran untuk mampir dan minum the, dan senyuman. Di Yaman, Libya, Irak, dan Lebanon juga kamu akan melihat hal yang sama. Ketika kata Islam muncul di berita CNN, sebaliknya, justru diikuti dengan kata teroris berulang kali. Mengapa begitu? 

          Jika kita ingin menggali kebenaran yang absolute, kita perlu berusaha keras. Kebenaran tidak pernah mudah dicari. Pergilah ke Yaman, berjalan-jalan di jalan ibukota Sanaa. Kamu akan melihat banyak sekali orang-orang yang memberikan senyum. Meskipun upah rata-rata pekerja disana tidak lebih dari 100 dolar sebulan! Tetapi, kamu akan melihat bahwa mereka bahagia, bersahabat, hangat, dan baik hati. Islam adalah agama yang sederhana, sangat berterus-terang. Al Qur’an adalah petunjuk bagi Islam. Dalam Al Qur’an, dikatakan bahwa arti dari Islam adalah untuk mewujudkan kedamaian.