Doa Istikharah

Assalamualaikum sahabat tangga,,
maaff,, kian lama kita tak jumpa..
alhamdulillah tangga sudah bisa aktif lagi..
trim tas doa dari sahabt semua :)
kali ni da sedikit awalan dari tangga...
semoga berguna sobat ;)

بِسْمِ للهِ لرَّحمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَللهُمَّ اِنِّ اَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَاَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَاَسْاَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ فَاِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَااَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلَااَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوْبِ
اللّٰهُمَّ اِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هٰذَاالْاَمْرَخَيْرٌلِى فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِىْ وَعَاقِبَةِ اَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ وَاِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هٰذَاالْاَمْرَشَرٌّ ليْ فِيْ دِيْنِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ اَمْري فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْهُ عَنْهُ وَاقْدُرْلِيْ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ ارْضِنِي بِهِ


Dari Jabir bin Abdullah r.a, katanya. Nabi s.a.w adalah mengajarkan akan kami istikharah/ memilih pada tiap-tiap sesuatu ( maksud, baik atau tindakan yang di lakukan ) sebab bagaimana ia mengajarkan surah-surah dari Al-Quran, yaitu apabila kamu bimbang akan sesuatu pekerjaan ( dilakukan atau tidak ) maka sembahyanglah kamu dua rakaat, kemudian itu katakanlah;
Ya Allah.. . sesungguhnya aku mengharap dapat memilih sesuatunya kepada-Mu dengan Ilmu-Mu, dan aku mengharap kekuasaan-Mu dan aku memohon kepada-Mu dari mkelebihan-Mu yang maha besar. Sesungguhnya Engkau yang mengtakdirkan sesuatu dan tidaklah aku dapat mengtakdirkannya dan Engkau Maha Mengetahui dan adalah aku tidak mengetahui dan Engkaulah Yang Maha mengetahui segala yang yang ghaib-ghaib. 

Ya Allah... jika adalah menurut pendapat-Mu pekerjaan ini baik kebaikan bagiku untuk agamaku dan kehidupanku dan berakibat yang baik pada pekerjaanku ini, maka takdirkanlah akan dia dan mudahkanlah dia akan daku dan kemudian beri keberkatanlah dia padaku, dan jika menurut-Mu bahwa pekerjaan ini keburukan bagiku, maka jauhkanlah dia dari ku, dan karunialah bagiku hanya kebaikan, diamana saja berada dan kemudian ridhailah dengannya akan daku.

Sihir dan Bahayanya

Sihir tergolong dalam kejahatan yang dikehendaki Allah SWT. Perwujudannya di dunia ini sebagai ucian dan cobaan, sekalipun tidak di ridhai-Nya. Allah SWT melarang manusia untuk melakukannya.

Secara singkat sihir adalah suatu perbuatan yang dilakukan seseorang dengan menyediakan syarat-syarat tertentu, dibawah kondisi dan persiapan-persiapan yang tidak wajar, dan dengan cara-cara misterius. Yang bertujuan untuk mempengaruhi seseorang atau sejumlah orang, baik iseng-iseng ataupun disebabkan karena ingin melampiaskan dendamnya. Ataupun untuk mencapai maksud orang yang memintakannya.

Sihir tidak bisa mengubah realita sedikit pun. Tetapi memberlakukan khayalan-khayalan. Disini terdapat perbedaan yang sangat tipis antara sihir dengan mukjizat. Mukjizat merupakan merubah suatu hakikat dengan perubahan yang betul-betul terjadi, dan mukjizat inilah yang menjadi rahasia bagi masuk Islamnya para penyihir fir,aun.

Jenis – jenis sihir

Sihir yang terkenal pada masa ini antara lain; sihir yang dimaksudkan untuk menimbulakn saling membenci antara suami-isteri yang akhirnya bercerai, yang kemudian di ikuti oleh sihir lain yang mempertemukan laki-laki lain dengan isteri laki-laki yang pertama.
Bentuk lainnya adalah menghentikan sesuatu kegiatan, misalnya menghentikan kegiatan perdagangan, atau menimbulkan citra buruk pada suatu tempat dagangan orang sehingga terjadi kerugian. Yang termasuk kedalam jenis sihir ini adalah membuat seorang gadis sulit menemukan jodoh, sehingga tidak ada seorang lelakipun yang datang untuk melamarnya.
Jenis sihir lainnya adalah sihir yang disertai campur tangan dari jin atau setan untuk menimbulkan sakit pada tubuh seseorang, misalnya kelumpuhan tangan, kaki atau nyeri diseluruh tubuh dan hati bengkak. Orang yang menderita sakit hati ini biasanya menyangka bahwa semua itu adalah hanya penyakit biasa. Malangnya penyakit seperti ini tidak dapat diobati dengan obat biasa.

Dan juga sihir yang masuknya setan dan jin kedalam rahim wanita, sehingga tidak bisa menghamilinya, akibatnya wanita itu menjadi mandul. Bahkan terkadang dapat mengakibatkan penyakkit kangker. Na’uzubillah.

Ahli sihir dalam pandangan islam

Firman Allah SWT.
“ Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan sulaiman ( dan mereka mengatakan bahwa, sulaiman mengerjakan sihir), padahal sulaiman tidak mengerjakan sihir. Hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengerjakan sihir kepada manusia dan apa yang di turunkan kepada dua orang malaikan di negeri babil, yaitu harut dan marut, sedangkan keduanya tidak mengerjakan sesuatu kepada seorang pun sebelum mengatakan, “ sesungguhnya kami hanyalah cobaan bagimu, sebab itu janganlah kamu kafir.” Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan seorang suami dari isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir ) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi mamfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya ( kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan  amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui ( QS. Al-Baqarah: 102 )

Ayat Al-Qur an diatas secara tegas menyatakan bahwa sihir itu kufur, dan bahwasanya orang yang melakukan sihir adalah kafir. Jika tidak demikian, mengapa dalam ayat tersebut mengemukakan ucapan Harut dan Marut yang berbunyi “ sesungguhnya kami hanyalah cobaan ( bagimu ), karena itu janganlah kamu kafir.”
Nah sahabat Tangga, mungkin inilah yang dapat tangga sampaikan pada kesempatan ini, ya walau sedikit semoga dapat berguna kiranya ya. Bukankah saling mengingatkan itu sudah seharunya sahabat alias saling berbagi antara satu sama lain. Semoga bermamfaat sobat J . aminnnn
Wasalam
تَڠڬَا إِسْلَامْ

Taubat Yang Sebenarnya

Assalamualaikum sahabat Tangga J

Taubat berasal dari kata-kata taaba, yatubu yang masdarnya taubatan, artinya sama dengan raja’a-yar ji’u, A’da-ya’udu: pulang atau kembali, sedang taubat maksunya adalah kembali dari yang dilarang oleh Allah, kalau dalam perjalanan hidup ini, kita suka menerjang larangan-larangan Allah, melaksanakan apa-apa yang dilarang oleh-Nya, maka Taubat artinya meninggalkan larangan-larangan itu dan kembali kepada apa yang diperintah oleh Allah.

Sahabat Tangga, kenapa taubat ini harus disegerakan ? karena makhluk yang bernama manusia ini sulit sekali melepaskan diri dari dosa dan salah. Sabda Rasulullah.saw:
“ Setiap manusia pasti mempunyai dosa dan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang mempunyai dosa dan kesalahan ialah orang yang segera bertaubat”
Dengan kata lain orang yang baik apabila ia melakukan kesalahan dia segera sadar dijadikannya kesalahannya itu sebagai pelajaran untuk tidak di ulanginya lagi pada masa-masa kedepannya. Inilah yang digambarkan Allah SWT dalam surat Ali-Imran : 135:
“ dan orang-orang yang apabila ia terjatuh kedalam perbuatan dosa atau berbuat dzalim kepada diri mereka sendiri mereka segera ingat kepada Allah dan memohon ampu terhadap dosa yang pernah mereka kerjakan”
Tahukan sahabat Tangga, memang sejak awalnya iblis sudah membuat perjanjian didepan Allah, katanya; Ya Rabbi, Demi kemuliaan-Mu aku bersumpah, saya akan selalu menggoda anak-anak adam, selama Ruh mereka masih ada dalam jasad mereka” Allah juga memberikan jaminan ketika itu, Allah menjawab pertanyaannya itu: “Demi kehormatan-Ku, demi kemuliaan-Ku hay yang terkutuk, kalaupun engkau selalu menggoda anak adam sepanjang Ruh mereka masih ada didalam jasad mereka, Aku senantiasa memberikan ampun kepada mereka sepanjang mereka memohon apun kepda-Ku”. Inilah jaminan dari Allah SWT.

Oleh karena itu, apabila kita berbicara tentang taubat artinya kita berbicara tentang tingkah laku kita dalam kehiidupan sehar-hari, apa yang harus kita lakukan untuk sempurnanya satu taubat ?

  • Pertama menyesal terhadap dosa yang telah kita perbuat

Kadang-kadang ada juga orang bertaubat, tapi bukan menyesak terhadap dosa yang telah diperbuat malah puas katanya, dia ngomong sama temannya, “ saya dulu jaman muda kenyang judi, kenyang zina, merempas, mabuk-mabukan sudah puas, sekarang tinggal benarnya saja saya sudah taubat”


Taubatnya memang bagus, tapi puasnya itu yang jelek sobat. kenapa harus dengan puas, sedang ia menyesal apa yang telah dikerjakannya, ini malah puas. Seharusnya kenapa saya tenggelam kedalam perbuatan ini, kenapa saya berbuat perbuatan ini, yaitu menyesal diperintah dan bukan malah puas. Dari rasamenyesal ini nanti timbul hal yang kedua yaitu;
  • Kedua Berniat tidak akan mengulanginya lagi perbuatan dosa

Kalau menyesal tapi masih diulangi lagi, itu belum taubat yang sebenarnya alias dia main-main sama taubatnya itu. Niat yang saya maksudkan disini adalah tidak mengulanginya lagi selama-lamanya. Sahabat Tangga, katanya dia tidak lagi minum-minuman keras, datang temannya, munum yuk, tidak ahh saya sudah taubat, yang benar ? benar kata si taubat tadi. Kalau dibayarin ? ya sudah.

Berarti ini taubatnya itu taubat berbayar sobat, begitu datang yang bayarin datang lagi. Ini belum dikatagori kedalam taubat yang sebenarnya. Kalau memang yang kedua ini lancar terlaksana timbllah yang ketiga yaitu;
  • Ketiga Meninggalkan perbuatan jahat untuk selama-lamanya

Dengan kata lain, kalau memang dia taubat tidak mau minum lagi talak 3 itu minuman keras dan juga hal yang lainnya yang jahat. Jangan sampai hal-hal yang buruk itu kembali dalam kehidupan kita.
  • Keempat Menunaikan semua fardhu dan kewajiban

Sebab barangkali saat kita tenggelam dalam dosa, perintah-perintah Allah jangankan yang sunnah, yang wajib saja kita lalai, maka apabila diri niat bertaubat tunaikan segala kewajiban-kewajiban yang di syari’atkan oleh agama kepda kita.
  • Kelima Meminta halal kepada para lawannya

Sengan kata lain ini adalah dimana kita ada kesalahan kepada orang kita meminta ampun kepada orang yang telah kita sakiti, tapi kalau dia tidak memaafkan itu urusan dia dengan Allah.
Yang ke enam Melatih diri untuk bertaat kepada Allah
Yang ke tujuh Memperbanyak istigfar dalam kehidupan
            Sabda nabi saw
sesungguhnya segala macam penyakit itu tentu ada obanya, dan obat dari segala macam dosa adalah istigfar”

Sahabat tangga, rasulullah saja yang telah mendapatkan jaminan ampun dari Allah baik itu dosa yang dahulu ata dosa mendatang, tapi beliau mengucap istigfar minimal sehari-semalam 70 kali. Lalu bagaimana dengan kita yang belum pasti ada jaminan ampun dari Allah.

Semoga dengan sedikinya penjelasan mengenai taubat, mudah-mudahan bisa memberikan gambaran pintas tentang ciri-ciri orang yang bertaubat. Dengan harapan marilah kita menjadi orang yang bertaubat sebenarnya dengan ciri menyesal terhadap dosa yang telah kita lakukan, meninggalkan perbuatan jahat dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan jahat itu, kalau dia menyangkut hak-hak manusia, maka hak itu harus dikembalikan dan kepada yang bersangkutan kita hasrus meminta maaf. Dan sebaiknya taburilah dengan hal-hal yang baik dalam hidup kita serta memperbanyak istigfar dalam kesempatan dalam perjalanan idup ini.


Sampai jumpa di pertemuan selanjutnya sahabat Tangga. Semoga bermamfaat
wasalam
تَڠڬَا إِسْلَامْ

4 TANDA ORANG CELAKA


Assalamualaikum saudaraku :)
pada pekan ini Tangga nak berbagi sedikit tentang obat hati.
semoga nantinya bisa bermamfaat ya.. ok,, selamat menyimak sobat..

Orang – orang yang senantiasa melakukan perbuatan kejinya dia seakan – akan tidak pernah roboh dan jatuh dalam hidupnya, tapi yakinlah suatu saat itu akan terjadi. Tidak di Dunia di Akhirat menunggu, baik siapakah itu, saya sendiri maupun orang – orang lain yang merasa hidupnya di Dunian singgahan ini ( fana ).
Mana ada orang – orang yang ingin hidupnya baik di dunia maupun akhirat dalam murka Allah. Semua orang mengharapkan yang terbaik.

Berikut ada 4 tanda orang – orang celaka yang Tangga nak sampaikan

ü  Orang yang lupa terhadap dosa yang telah dilakukannya

Banyak orang yang melakukan kesalahan-kesalahan semasa hidupnya, baik itu kesalahan kecil maupun besar, namun yang sangat kita khawatirkan adalah orang yang sudah melakukan kesalahan ataupun dosa, yang mana dia mengabaikannya begitu saja tanpa disusuli rasa penyesalan. 
Sebenarnya bukan dia lupa akan dosa yang telah dia kerjakan, akan tetapi di lupa-lupakan diri akan kesalahannya sehingga ia enggan untuk bertaubat dan meminta ampun dari Allah. Sifat inilah yang mesti kita hindarkan, karena Allah SWT. Sangat membenci orang yang memiliki sifat seperti ini. 
Sahabat.. pernahkah terfikir olehmu tentang perjalanan umur kita. Mungkin disitulah titik poinnya, yang namanya manusia tetap ada kekilafan yang di lakukannya bukan.. biasanya kata-kata seperti ini yang sering keluar dari seseorang, “ahh nanti diwaktu usia lanjut saja lah aku taubatnya,?” Sifat ini lah yang mesti kita delete sobat. Dan masih ada tiga lainnya sobat,, simak saja lagi ok ;)

ü  Orang yang teringat kepada kebaikan yang telah dilakukan

saudaraku, umumnya inilah yang sering terjadi pada manusia yang tidak bisa mengendalikan imannya. Bukannya tidak memiliki iman sobat, tapi orang itu terserang oleh penyakit hati yang bersifat memamerkan kepada orang lain. 
Banyak orang yang melakukan amal kebaikan di Dunia, baik itu segi sedekahnya, hibbah, wakaf dan kebajikan-kebajikan lainnya, akan tetapi akankah dia bisa mengontrol haitinya itu. Seperti yang saya sebutkan diatas tadi, jangan sampai sifat itu timbul di hatinya. Ohh saya kemarin ada sedekah sama si fulan sebesar sekian – sekian, contoh. Walau semua itu hanya timbul dalam hati sobat, apalagi keluar dari mulutnya yang didengar oleh orang di sekelilingnya. Sifat inilah yang menuntun anda kejalan sia-sia. 
ü  Orang yang melihat keatas dalam urusan duniawi

Orang yang selalu memandang dalam hartawaan, orang yang iri terhadap orang – orang yang memiliki harta kekayaan yang melebihinya. Melihat orang yang naik mobil mewah, wahh saya juga ingin naik mobil, ini mesti saya kejar orang, saya tak ingin kalah darinya, sedang kehidupan akhirawi dilupakannya. Tapi bagaimana juga, setidaknya sisihkan waktumu sejenak untuk beribadah kepada Allah. Bukannya tidak bisa untuk disaingi, cuman jangan sampai gara-gara harta kita lupa kepada Sang Khaliq.
Yang saya maksudkan pada point ini adalah orang-orang yang berlomba-lomba dalam urusan duniawi yang mana ia lupa pada kehidupan akhiratnya. 
ü  Orang yang melihat kebawah dalam urusan akhirawi

Pada point terakhir inilah yang sangat parah, seharusnya pada point inilah yang semestinya kita lihat keatas, bukannya kebawah. Dalam artian kata, kita harus berlomba-lomba dalam hal akhirawi. Mencari ataupun menuntut, serta mengamalkan itulah jalan yang mesti kita tempuh sobat. Namun dibalik itu jangan sampai terlalu jauh hingga kita lupa membawa si MAN bersama ikta alias iman.

Hanya inilah kiranya sedikit ilmu dari Tangga. Semoga berguna buat semua sobat, dan semoga kita tidak termasuk kedalam salah satu dari empat yang telah tersebutkan diatas.aminn J

وَالسَّلَامْ

Pengertian Wasiat, Hukum dan Hikmahnya

Definisi Wasiat
Kata wasiat itu diambil dari kata wahshaitu asy-syaia, uushiihi, artinya aushaltuhu ( aku menyampaikan sesuatu). Maka orang yang berwasiat adalah orang yang menyampaikan pesan diwaktu dia hidup untuk dilaksanakan sesudah dia mati.


Menurut syara’ wasiat adalah pemberian seseorang kepada orang lain baik itu berupa barang, piutang ataupun mamfaat untuk dimiliki oleh orang yang diberi wasiat sesudah orang yang berwasiat tersebut mati.
Sebagian fuqaha mengartikan bahwa wasiat itu adalah pemberian hak milik secara sukarela yang dilaksanakan setelah pemberinya mati. Dari sini jelas perbedaan antara hibah dan wasiat. Pemilikan yang diperboleh dari hibah itu terjadi pada saat itu juga; sedangkan pemilikan yang diperboleh dari wasiat itu terjadi setelah orang yang berwasiat itu mati. Ini dari satu segi; sedangkan dari segi yang lain hibah itu berupa barang, sementara wasiat bisa berupa barang, piutang ataupun mamfaat.
Firman Allah SWT

كُتِبَ عَلَيْكُمْ اِذَا حَضَرَ اَحَدَ كُمُ الْمَوْتُ اِنْ تَرَكَ خَيْرًان الْوَصِيَّةُ لِلْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِينَ بِالْمَعْرُوْفِ حَقًّا عَلَى الْمُتَّقِيْنَ

“Diwajibkan atas kamu, apabila seorang diantara kamu kedatangan tanda-tanda maut, jika dia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya dengan cara yang baik. Ini adalah kewajiban atas orang-orang yang taqwa( QS Al-Baqarah : 180 )

Dalam sunnah juga terdapat hadist-hadist berikut:

“ telah diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan muslim, dari Ibnu Umar r.a., dia berkata:  Telah bersabda Rasulullah saw: “ Hak bagi seorang muslim yang mempunyai sesuatu yang hendak diwasiatkan, sesudah bermalam dua malam tiada lain wasiatnya itu tertulis pada amal kebajikannya.” Ibnu Umar berkata : Tidak berlalu bagiku satu malampun sejak aku mendengar Rasulullah saw. Mengucapkan hadist itu kecuali wasiatku berada di sisiku.

Makna dari hadist ini adalah bahwa yang demikian ini merupakan suatu keberhati-hatian, sebab kemungkinan orang yang berwasiat itu mati secara tiba-tiba.

          Asy-Syafi’i berkata:

Tidak ada keberhati-hatian dan keteguhan bagi seorang muslim, melainkan bila wasiatnya itu tertulis dan berada disisinya bila dia mempunyai sesuatu yang hendak di wasiatkan, sebab dia tidak tahu kapan ajalnya datang, sebab jika dia mati sedangkan wasiatnya itu tidak tertulis dan tidak berada disisinya, maka wasiatnya mungkin tidak kesampaian.
Hukumnya
Ini dilihat dari segi harus dilaksanakan atau harus ditinggalkan wasiat itu, maka para ulama telah berbeda pendapat, berikut beberapa pendapat dari mereka:
  • Pendapat pertama

Pendapat ini memandang bahwa wasiat itu wajib bagi setiap orang yang meninggalkan harta, baik harta itu banyak ataupun sedikit. Pendapat ini dikatakan oleh Az-Zuhri dan Abu Majlaz dalilnya:
“ Diwajibkan atas kamu, apabila seorang diantara kamu kedatangan tanda-tanda maut, jika dia meninggalkan harta yang banyak berwasiat untuk ibu bapak dan kerabatnya secara baik. Ini adalah kewajiban atas orang-orang yang bertaqwa”.( QS Al-Baqarah : 180) 
  • Pendapat Kedua

Pendapat ini memandang bahwa wasiat kepada kedua orang tua dan karib kerabat yang tidak mewarisi dari si mayat itu wajib hukumnya.
Ini berdasarkan mazhab Masruq, Iyas, Qatadah, Ibnu Jarir dan Az-Zuhri 
  • Pendapat Ketiga

Yaitu pendapat empat orang imam dan aliran Zaidiyah yang menyatakan bahwa wasiat itu bukanlah kewajiban atas setiap orang-orang meninggalkan harta seperti pendapat pertama dan ke dua, akan tetapi wasiat itu berbeda-beda hukumnya menurut keadaan masing-masing.

Maka wasiat itu terkadang wajib, terkadang sunnat, terkadang haram, terkadang makruh dan jaiz. 
Hikmahnya
Rasulullah saw. Bersabda:

اِنَّاللهَ تَصَدَّقَ عَلَيْكُمْ بِثُلُثِ اَمْوَالِكُمْ زِيَادَةً فِى اَعْمَالِكُمْ فَضَعُوْهَا حَيْثُ شِئْتُمْ اَوْحَيْثُ اَحْبَبْتُمْ

“ sesungguhnya Allah telah bersedekah kepada kamu dengan sepertiga dari harta kamu sebagai penambah amal kebajikan-mu, maka tempatkanlah ia dimana kamu mau atau dimana kamu suka”

Hadist diatas adalah hadist dhaif :

Menunjukkan bahwa wasiat itu adalah salah satu cara yang digunakan manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada akhir hidupnya agar kebaikan bertambah atau memperoleh apa yang terlewati olehnya. Karena didalam wasiat itu terdapat banyak kebajikan dan pertolongan bagi manusia itu sendiri untuk perbekalan nanti.
sumber : Fikih
وَالسَّلَامْ

Perbedaan Madu Dan Racun Dunia

Wanita Racun Dunia

Rasulullah saw bersabda:
tidak ada suatu cobaan sepeninggalku yang lebih berbahaya bagi kaum laki – laki yang melebihi bahayannya cobaan yang berhubungan dengan soal wanita”. (HR. Bukhari dan Muslim)


Dalam hadist lain yang diriwayatkan imam Muslim, Rasulullah saw. Menyebutkan bahwa fitnah kehancuran Bani Israil adalah karena wanita. Ingin tahu contohnya sahabat . . . . ? kisah pembunuhan pertama yang dilakukan Qabil terhadap Habil sebagaimana dikisahkan dalam Al-Quran ini disebabkan karena rebutan seorang wanita. Atau bagaimana kisah terpenjaranya Nabiullah Yusuf as. Akibat wanita yang bernama Zulaikha.

Sahabat islam dalam sehari-hari kita sering menemukan berbagai cerita yang menggambarkan peran seorang wanita dalam menjatuhkan mental dan wibawa seorang laki-laki. Sebagai contoh kecil saya bilang seperti halnya yang terjadi terhadap seorang pendahwah yang di juluki seribu ummat itulah Ustz. Zainuddin MZ (Alhm).

Sahabat.. ditanah Arab terkenal dengan kisah Laila Majnun yang mengisahkan pemuda Qois, seorang anak kepala suku Bani Amir di Arabiah Utara yang mengalami duka yang amat dalam hingga ia pun menjadi gila ( majnun ) karena cintanya yang telah menyatu dengan laila begitu saja direnggut oleh keangkuhan orang tuanya.

Laila dijodohkan dengan pemuda lain. Lailapun menderita karena pemuda tersebut tidak dicintainya sehingga begitu menderitanya dia sampai meninggal dunia. Sedangkan Qois yang cintanya sudah menyatu dengan si laila, selalu menziarahi makam kekasihnya itu, sampai dia meninggal dunia juga sambil memeluk batu nisan.
Belum lagi cerita dari barat seperti Romeo dan Juliet yang rela bunuh diri bersama hanya gara-gara cinta mereka yang tidak menyatu. Hehehe ternyata ada juga ya kisah yang semisal di negeri kita ini, eemm tahukan apa yang saya maksudkan. Apalagi kalau bukan kisah cinta Siti Nurbaya dan Samsul Bahri yang berakhir tragis sobat.

Dan masih banyak kisah-kisah lainnya yang tidak kalah seru. Kisah-kisah tersebut seolah-olah ada pembenaran bahwa memang wanita adalah Racun Dunia. Wanitalah yang berperan menghancurkan dunia laki-laki dan membunuh wibawa serta karirnya. Namun yang saya maksudkan adalah wanita penggoda itulah wanita Racun Dunia.

Mereka dengan bebas menampakkan aurat yang seharusnya ditutupi sehingga membuat lelaki tergila-gila alias mabik kepayang.
Rasulullah saw. Bersabda:
“ siapa saja dari seorang wanita yang membuka pakaiannya selain di rumahnya sendiri maka Allah akan merobek tali kehormatannya.” (HR. Imam Ahmad, Thabrani dan Bazzar)

Dalam hadis lain Rasullullah saw. Juga bersabda:
“Perempuan itu aurat, maka jika ia keluar rumah ( tampa busana yang memadai ) bersiaplah syaitan untuk memamfaatkannya sebagai racun bagi laki-laki ). (HR. Imam Tarmizi).

Wanita Madu Dunia

Rasulullah saw. Bersabda:
“ Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita solehah.” Pada hakikatnya wanita diciptakan sebagai pemanis hidup. Mereka adalah teman sejati laki-laki. Tanpa kehadiran seorang wanita mana mungkin dunia akan seramai sekarang. Ingat jangan pandang pada hakikat, karena Allah sanggup menjadikan seseorang tampa adanya wanita.


Berarti wanita diciptakan sebagai madu MADU DUNIA bukan sebagai RACUN DUNIA.
Firman Allah SWT.
“ Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya menjadikan kalian berpasang-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tentram sebab keberadaannya, dan dijadikan diantaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Al-Ruum : 21)

Ayat diatas memberikan gambaran yang sangat indah bahwa wanita sebagai pasangan yang bisa menentram laki-laki dan penyebab munculnya rasa cinta dan kasih sayang. Ayat diatas juga seolah-olah menggambarkan bahwa sososk wanitalah yang menyebabkan lelaki bisa hidup sebagai layaknya lelaki ini adalah fitrah dari Allah.

Wanita madu dunia adalah wanita yang shalehah yang senantiasa taat dan patuh kepada suaminya serta tekun dalam mendidik putra-putrinya. Wanita MADU DUNIA sama halnya dengan lebah yang mengambil madu. Ketika hinggap disuatu dahan lebah selalu membawa mamfaat dan tidak menyebabkan dahan itu patah dan rusak.

Firman Allah:
وَمَن يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتَ مِن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُوْلَـئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلاَ يُظْلَمُونَ نَقِيراً -١٢٤-
“Dan barangsiapa mengerjakan amal kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dizalimi sedikit pun.”

Sumber : Abu Rifqy
وَالسَّلَامْ
تَڠڬَا إِسْلَامْ

Setelah Kemerdekaan Dari Belanda

Setelah Kemerdekaan Dari Belanda

Pada 24 agustus 1945, pemerintah militer jepang di aceh menyatakan secara umum bahwa perang telah berakhir, dua hari setelah kejadian tersebut, pesawat menyebarkan selebaran di Aceh dengan pesan “ Perang telah usai. Jepang sudah mengakui tunduk tidak dengan perjajian”. Dibawah selebaran tersebut tertulis kata-kata sebagai berikut: Hidup indonesia !! Hidup Seri Ratu !! berdasarkan isi selebaran itu, para pemimpin aceh meramalkan akan kembalinya belanda.


Meskipun demikian beberapa minggu berlalu, berita tentang proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 di Jakarta telah tersebar luas di Aceh. Berita tentang kemerdekaan menyebabkan dinaikkan bendera merah putih sejak September secara berkala. Para ulama aceh masih curiga kepada Belanda yang akan membahayakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, dan memperingatkan bahwa mereka akan menjajah kembali Indonesia.

Belada mulai melakukan agresi militer, dan pada bulan September 1945 telah berada dimedan, angkatan Perang Inggris menduduki pulau WEH dan pelabuhan SABANG pada 7 September. Keadaan ini di hadapi oleh ulama dengan melakukan pertemuan yang memutuskan untuk memberi dorongan kepada RI terhadap proklamasi kemerdekaannya.

Pertemuan itu menghasilkan sebuah kesepakatan yang disebut “ Deklarasi Seluruh Ulama Aceh” yang ditandatangani oleh empat Ulama terkenal yaitu :

1)      Tgk. M. Daud Beureueh
2)      Tgk. Ahmad Hasballah Indrapuri
3)      Tgk. Ja’far Siddiq
4)      Tgk. Hasan Krueng Kalee.

Deklarasi mendorong rakyat untuk bersatu mendukung pemimpin besar Sukarno dalam perlawanan terhadap belanda yang ingin kembali ke daerah nenek moyang kita Indonesia.

Berita tentang pertempuran pada 10 November 1945 di Surabaya, ulama aceh merasa bahwa deklarasi ulama Aceh tidak cukup untuk menghadapi apa yang terjadi di negara waktu itu. Apa yang dibutuhkan adalah mengumpulkan rakyat yang memberitahu mereka bahwa ini adalah saat yang tepat untuk berjihad.

Pada 17 November, beberapa Ulama berkumpul di mesjid Baiturrahaman dan membentuk angkatan perang ISLAM yang di namai Laskar Mujahidin untuk mengikuti perang suci. Laskar ini dipimpim oleh Tgk. M. Daud Beureueh, oragnisasi ini dalam waktu yang singkat membangun markas di beberapa wilayah.selanjutnya laskar ini berubah namanya menjadi Divisi Tgk. Chik Di Tiro dan Aceh timur di beri nama Divisi Tgk. Chik Paya Bakong. Divisi Tgk. Chik Di Tiro dipimpim oleh Tgk. M. Daud Beureueh, Divisi Tgk. Chik Paya Bakong dipimpim oleh Tgk Amir Husain Mujahidin.

Didorong oleh semangat perang suci, rakyat aceh berjuang dengan penuh semangat untuk mencapai tujuan mereka. Mereka yakin bahwa melalui jihad fisabilillah mereka akan menang, karena jika mereka gugur akan masuk surga dan jika mereka selamat negara akan bebas dari pendudukan belanda.

Melihat rakyat Aceh mempertahankan daerahnya dengan penuh semangat, Belanda tidak jadi masuk ke Aceh, walaupun Belanda sudah mendirikan markasnya di Medan, sama halnya yang dilakukan Angkatan Perang Inggris di pulau Sabang. Agresi pertama belanda pada 21 juli 1947 gagal masuk ke Aceh.

Untuk menghargai besarnya peranan ulama di Aceh pemerintah pusat menetapkan Tgk. Daud Beureueh sebagai Gubernur militer Aceh, langkat dan Tanah Karo, bersama dengan pembantu-pembantunya dari kalangan ulama seperti Tgk. Abdul Wahab Seulimum.

Semoga dengan sedikit sejarah Aceh yang Tangga Curahkan bisa jadi bahan ulangan buat sobat sekalian... salam sukses dari Tangga ISLAM...
وَالسَّلَامْ
تَڠڬَا إِسْلَامْ

Larangan Bagi Wanita Menyambung Rambutnya Dengan Rambut Orang Lain


Assalamualaikum wr. wb sahabat ...
Kali ini Tangga nak berbagi sedikit tentang masalah sambung – menyambung rambut atau disebut juga cemara tau dengan yang lainnya.  Ya jika sobat yang memang sudah mengetahui dengan hal ini anggap saja sebagai bahan ulangan ya, dan juga sampaikan kepada sahabat – sahabat kita yang lainnya.


Mudah – mudahan saja dalam kalangan kita ini tidak ada yea,, hehehe. Soalnya sangat bahaya jika ini bisa terjadi. Tahukah sobat, Rasulullah saw. tidak senang alias mengutuk orang yang menyambung rambutnya dan meminta rambutnya untuk disambung begitu juga dengan tatto sobat. 

Dalam sebuah  hadist yang menyatakan :

عن ابى هريرة اَنَّ امْرَأَةً جَاءَتْ اِلَى النَّبِيْىِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ  يَارَسُوْلَاللهِ اِنَّ لِى ابْنَةً عَرُوْسًا وَقَدْ تَمَزَّقَ شَعْرُهَا مِنْ حِصْبَةٍ اَفَأَصِلُهُ ؟  فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :  لَعَنَ اللهُ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْصِلَةَ وَالْوَاشِمَةَ وَالْمُسْتَوْشِمَةَ

Arinya : Dari Abu Hurairah, bahwa seorang perempuan datang kepada Nabi saw,, lalu katanya : “ Wahai Rasulullah, sesungguhnya anak perempuanku akan menjadi pengantin, sedang rambutnya telah rusak karena penyakit campak, maka bolehkan aku menyambungnya ? Nabi saw. Menjawab : “ Allah melaknati orang yang menyambung rambut, orang yang minta disambung rambutnya, orang yang membuat tatoo dan orang yang minta di tattoo.”(HR. Abu Dauwud & Ahmad)

Hadist ini disebutkan oleh Al-Bukhari secara mu’allaq.

Dari hadis ini bukankah sudah sangat jelas yang bahwa Rasulullah saw. Tidak menyukai orang – orang yang semacam ini. Jika Rasulullah tidak suka kepada kita apalagi Allah SWT. Na’uzubillah semoga kita tidak termasuk salah satu dari golongan ini ya. Kita sebagai ummatnya sudah semestinya kita mengikuti  jejaknya, begitu juga warisnya, itulah para sahabat dan ‘ulama.

Dikatakan di dalam Kitab Nailul Authaar :
Menyambung rambut itu diharamkan karena laknat itu tidak dikenakan pada yang tidak diharamkan. Kata Nawawi: inilah kenyataan yang dipilih. Dia berkata : sahabat-sahabat kami telah menjelaskannya,kata mereka: Bila perempuan menyambung rambutnya dengan rambut manusia maka hal itu jelas haramnya, dan tidak di perselisihkan lagi; baik yang disambungkan itu rambut dari lelaki, perempuan, rambut muhrimnya, rambut suaminya atau rambut yang lainnya, tanpa diperselisihkan lagi karena keumuman dalil-dalil tersebut.

Bila seorang perempuan menyambung rambutnya dengan rambut manusia yang sudah mati atau rambut binatang maka hukumnya haram pula karena hadis diatas, dan karena dia secara sengaja dia membawa najis kedalam shalatnya dan yang bukan shalat. Kedua hal ini sama saja hukumnya baik bagi yang sudah menikah atau tidak, baik laki-laki ataupun perempuan.

Adapun rambut yang suci yang bukan dari manusia, bila perempuan itu tidak mempunyai suami atau tuan maka haram hukumnya. Bila sebaliknya ini ada tiga pendapat; Pertama, tidak di perbolehkan karena zahirnya hadist-hadist diatas. Kedua, diperbolehkan. Ketiga, bila perempuan itu menyambungnya atas seizin suami atau tuannya, maka hal itu diperbolahkan, bila tidak diizinkan, haram hukumnya. Pendapat ketiga ini adalah pendapat yang paling sahih bagi mereka.

Nah sobat walaupun sedikit yang dapat tangga curahkan, kira mana bermamfaat amalkanlah dan bila sebaliknya abaikan saja, Pihak Tangga hanya menyampaikan sobat, semoga bisa berguna yea, salam sukses buat semuanya, aminnn
Sumber : Fiqih / Saiyyid Sabiq                
وَالسَّلَامْ
تَڠڬَا إِسْلَامْ