Wafatnya Ulama


Assalamualaikum wr wb...
Salam sejahtera buat sobat sekalian, kali ini sedikit kabar duka & cita saya postkan berkaitan dengan kepulangan salah seorang Ulama kepada sang Khaliq. Taukah sobat - sobit, Seluruh isi jagat raya akan menumpahkan air matanya jika orang yang di cintainya pergi meninggalkannya tentunya itulah orang – orang yang penuh dengan ilmu agama. Dunia yang semakin hari samkin gelap dikarenakan satu persatu lampu penerang dunia dipadamkan.

Lalu bagaimana dengan kita, samakah apa yang dunia rasakan dengan yang kita rasakan, akankah kita merasa kehilangan, akankah kita mengikuti jalan yang telah di titipkan pada kita atau kita mengabaikannya saja ? taukah sobat, inilah salah satu tanda kiamat yang sangat tersa dekatnya, bahkan bisa dikatakan bukan suatu tanda, tapi memang dalam masa – masa kiamat yang kita jalani hidup ini.


Ingatkah sobatku, dimasa rasulullah saja umur dunia sudah di ibaratkan bagaikan orang tua yang tidak berdaya yang berpegangan pada sebuah tongkat. Apalagi pada masa sekarang yang kita jalani pada saat ini, mungkin bisa dikatakan sudah merayap ditanah, tinggal menunggu waktu sahaja dunia di goncangkan. Tapi akankah semua manusia menyadari akan hal ini ? subhanllah, Allah maha tahu apa yang Allah rencanakan.

Sobat tentunya sangat mengenal bukan dengan salah seorang tokoh agama yang sangat istimewa, yang biasanya di panggil dengan panggilan “UJ” ( Ust. Jefry Al Bukhori ). Taukah sobat, tidak lama menjelang setelah wafatnya Alm UJ, semoga Allah menerima segala amal ibadah beliau. kini salah seorang ulma karismatik di Aceh yang Allah takdirkan.

Tkg. H. Ibrahim Bardan yang dikenal dengan panggilan “ Abu Panton “  beliau adalah salah satu ulama karismatik di Aceh. Beliau telah berjasa besar dalam menjaga dan mengalirkan ilmu dalam islam yang rahmatal lil’alamin ini. Beliau adalah sosok Ulama yang santun, bicaranya yang lemah lembut, tenang lagi berwibawa. Kini satu persatu penerang dunia Di ambil oleh Sang Khaliq. “Tepatnya sekitar pukul 18.30 WIB, Senin 29 April 2013. Ulama Kharismati Aceh Abu Panton, telah berpulang ke rahmatullah dan meninggalkan kita semua.”

“ sesungguhnya Allah tidaklah mencabut ilmu dengan menghilangkan ilmu itu sekaligus dari ( dada ) hamba – hamba-Nya. Tetapi Allah SWT. Menghilangkan ilmu itu dengan cara mengwafatkan ‘alim Ulama sehingga apabila tidak tertinggal satu orang alim pun, manusia akan menjadikan pemimpin mereka dari orang – orang yang bodoh, maka tatkala mereka ditanya ( tentang agama ), lalu mereka akan berfatwa tanpa ilmu, akhirnya mreka sesat menyesatkan”. ( HR. Al-Bukhari, At-Tirmizi )

Semoga semua amalan beliau diterima disisi Allah SWT. Aminn,,,  L

Wasalam
Bustanun samalanga

Doa Dikala Kesusahan

Assalamualaikum sobat,,
SUSAH memang hal yang sangat rumit, dia seiring dengan waktu mengahampiri kita tanpa memandang sebelah pihak. Dan disaat itu juga manusia bermacam – macam rencana yang timbul darinya. Ada yang putus asa, melakukan renana jahat, berbuat yang aneh – aneh dikarenakan kesusahan yang di landainya, bahkan ada orang yang melakukan tindakan mematikan di karenakan keputus – asaannya. Ketahulah sobatku sekalian, disaat seperti inilah si Iblis tertawa terbahak – bahak atas kegembiraannya.

Namun ada juga rasa kesusahan dengan hal – hal yang positif, misal ada pkerjaan yang menunda, tinggal hal yang wajib di kerjakan ( sholat ) dikarenakan lupa, lupa pada janji yang sudah kita buat, akibat dilanda musibah, dan hal – hal lainnya. Kita sudah seharusnya memohon kepada Allah untuk memina jalan petunuk-Nya. Rasulullah saja berdoa dikala beliau di landa kesusahan.

Inilah doa yang beliau ucapkan dikala saat itu;

عن ابن عباس رضي الله عنهما قل كان النبي صلى الله عليه وسلم يقول عند الكرب : لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ لَا اِلٰهَ اِللهَ اِلَّا اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمُ لَااِلٰهَ اِلَّا هُوَ رَبُّ السَّمٰوَاتِ وَرَبُّ الْاَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمُ

“ Tiada yang berhak disembah dengan sebenar – benarnya melainkan Allah SWT yang Mahan Besar dan Maha Ramah, Tuhan yang mempunyai ‘arasy lagi hebat, Tiada Tuhan melainkan Dia, yang empunya langit dan bumi dan Tuhan ‘arasy yang mulia.”

Semoga dengan kita mengikuti jejak Rasulullah serta sunnah – sunnahnya kita diberkahi oelh Allah SWT. Aminn.
semoga bermamfaat sobat,,
wasalam 

Puasa Dan Permasalahannya

1. Pengertian Puasa
Puasa menurut bahasa adalah menahan diri. Makna tersebut difaham dari perkataan Maryam R.A yang di abadikan dalam Al – Quran :

إِنِّى نَذَرْتُ للرَّحْمَنِ صَوْمِ (مريم : ٢٦

Kata – kata “shauma” dalam ayat tersebut bermakna menahan diri dari berbicara. ( dalil Al- Bajuri Juz I : 287, Ianatu Al-Thalibin Juz II : 214, Tahrir Al-Syarkawi Juz I : 418 dan Al – Bujairimi Juz II : 84 )
Sedang menurut syarak adalah menahan diri dari segala yang dapat membatalkan puasa pada hari – hari yang di bolehkan berpuasa beserta dengan niatnya.

2.      Dalil Wajib Puasa
  • Dalil dalam Al – Qur an
ياآيهاالذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون

“ Hai orang – orang yang beriman di wajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah di wajibkan atas orang – orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa”. ( QS. Al – Baqarah : 183 )

Kata – kata “kutiba” bermakna “Furiza” artinya diwajibkan, karena digabungkan dengan kata penghubung “Ala” yang berada di depannya. Irulah qaedah ilmu Nahwu.
Dalil lainnya:
فمن شهد منكم الشهر فليصمه
“ maka barang siapa diantara kamu yang melihat bulan (Ramadhan), hendaklah ia berpuasa”. (QS. Al – Baqarah : 185)
  • Dalil berdasarkan hadist
Adapun hadist – hadist yang menjadi dalil tentang wajibnya berpuasa Ramadhan diantaranya hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari & Muslem dari Abu Hurairah:

بني الإسلام على خمس : شهدة أن لا إله إلا الله وأن محمد رسول الله وإقام الصلاة وإيتاء الزكاة وصوم رمضان وحج البيت
Tegaknya Islam atas lima unsur : mengucapkan dua kalimah syahadah, mendirikan sembahyang, memberi zakat, berpuasa dalam bulan ramadhan, dan pergi haji bagi yang mampu.” ( HR. Bukhari dan muslim)

3.      Syarat – Syarat Wajib Puasa
  • Islam
  • Baligh ( sampai umur )
  • Berakal
  • Sanggup berpuasa
 4.      Syarat – Syarat Sahnya Puasa
  • Islam
  • Berakal
  • Suci dari pada haid, nifas dan wiladah
  • Masuk waktu 
5.      Rukun Puasa
  • Niat berpuasa
  • Adanya pelaku puasa
  • Meninggalkan segala perbuatan yang membatalkan puasa 
6.      Hal – Hal Yang Membatalkan Puasa 
  • Bersetubuh, jika pelakunya sengaja, mengetahui hukumnya haram dan atas kemauannya sendiri
  • Melakukan Onani baik dengan tangannya sendiri, tangan isterinya, atau dengan tangan budaknya. Keluar mani karena tersentuh kulit laki – laki dengan perempuan secara langsung ( tanpa penghalang seperti kain dan lain – lain ) ini dapat membatalkan puasa jika orang tersebut bukan mahramnya.
  • Muntah dengan sengaja
  • Memasukkan sesuatu benda kedalam rongga
  • Masuk sesuatu kedalam rongga otak
  • Murtad
  • Datang haid
  • Keluar nifas
  • Gila
7.      Sunat – Sunat Dalam Puasa
  •  Makan sahur
  •  Makan sahur diwaktu akhir saur
  • Langsung berbuka saat tiba waktunya
  • Mandi janabah ( hadas besar ) sebelum fajar
  • Menahan diri daripada hawa nafsu baik dri segi pendengaran, penglihatan dan penciuman
 8.      Hal – Hal Yang Di Makruhkan Dalam Puasa
  • Berkata yang keji
  • Tidak langsung berbuka tiba waktunya
  • Mengunyah sesuatu
  • Mencicipi rasa makanan tanpa menelannya
  • Di bekam atas keinginan sendiri
  • Membekami orang lain
  • Mengecup ( qublah atau mencium ) lawan jenis yang dibolehkan tiada syahwat
  • Menggosok gigi setelah zawal matahari
  • Memperhatikan sesuatu yang di halal dengan keinginan menikmatinya.
   9.  Orang Yang mendapatkan dispensasi meninggalkan puasa serta kosekuensinya
  • Musafir
  • Orang sakit
  • Orang yang sangat tua
  • Wanita yang menyusui
  • Wanita hamil
  • Orang gila
  • Wanita yang lagi datang bulan atau nifas

    10. Orang yang wajib mengkadha serta wajib imsak
  • Orang yang sengaja berbuka pada bulan ramadhan
  • Orang yang meninggalkan niat pada malam ramadhan
  • Orang yang makan sahur saat habis waktunya, karena menyangkan masih ada waktu
  • Orang yang berbuka sebelum waktunya karena menyangka sudah masuk waktu
  • Orang yang menyangka masih bulan syakban ternyata sudah masuk bulan ramadhan
  • Orang yang masuk air kedalam rongga karena berlebihan wuzuknya

    11. Beberapa hal yang tidak membatalkan puasa
  • Masuk sesuatu kedalam rongga tanpa disengaja atau dipaksa
  • Masuk sesuatu kedalam rongga, akan tetapi orang tersebut belum mengetahui hukumnya
  • Tertelan air liur yang bercampur dengan sisa makanan karena tidak bisa di ludahi
  • Masuk debu yang beterbangan kedalam rongga
  • Masuknya hewan – hewan kecil kedalam rongga
     12.  Masalah – masalah musykilat


a) Tentang waktu niat
Pada dasarnya niat adalah mengkasatkan sesuatu menyertai dengan perbuatan, namun pada pelaksanann ibadah puasa ketentuan tersebut mendapat pengecualian. Ini di karenakan SUKAR dalam menjaga waktu  agar niat tepat pada waktunya

b)
      Tentang niat tiap malam
Dalam mazhab Imam Syafi’i wajib niat untuk berpuasa pada tiap – tiap malam ramdhan, artinya tidak boleh niat sekaligus untuk sebulan pada malam pertama. Namun karena mazhab Imam Malik membolehan, maka bagi kita ( mazhab Syafi’i) di anjurkan juga meniatkan pada malam pertama untuk satu bulan sekaligus sebagai persiapan saat terjadinya lupa pada malam – malam sesudahnya. ( Al – Mahalli Juzu II : 52 & I’anatu Al – Thalibin Juzu II : 221 )

c)
       Tentang wangi – wangian
Hukum memakai wangi – wangian dan segala sesuatu yang di senangi nafsu adalah makruh

d)
      Sebab – sebab wajib berpuasa

  • Karena melihat hilal
  • Adanya kesaksian satu orang di hadapan hakim tentang masuknya ramadhan
  • Telah sempurna 30 hari bulan syakban
  • Karena meyakini kebenaran orang yang mengatakan telah mellihat hilal, walaupun dia tidak tidak memenuhi karateria sebagai saksi.
e)      Inzal karena menghayal
Inzal ( orgasme ) dengan sebab menghayal atau menonton film porno tidak membatalkan puasa, karena yang membatalkan puasa inzal dengan sebab mubasyarah ( kontak langsung ). Adapun jika melakukan onani maka dapat membatalkan puasa.

f)       Dasar nama ramadhanRamadhan berasal dari kata “ Ramdha “ yang artinya panas yang membakar. Dinamakan ramadhan dengan nama tersebut dikarenakan suhu udara pada bulan Ramadhan sangat panas. Ada juga yang berpendapat bahwa penamaan bulan ramadhan karena pada bulan tersebut di bakar seluruh dosa – dosa hamaba yang berpuasa.

g)      Himah berpuasaHikmahnya adalah sebagai ajang mengalahkan hawa nafsu dan sebagai proses membentuk pribadi yang bertaqwa.

h)      Jimak dalam bulan Ramadhan
Melakukan jimak ( bersetubuh ) pada siang hari dalam bulan ramadhan dapat membatalkan puasa, dan dikenakan denda yaitu dengan membayar kifarat dengan urutan sebagai berikut:
  • Memerdekakan satu orang hamba sahaya
  • Berpuasa dua bulan berturut – turut
  • Memberi makan kepada 60 fakir miskin
Menyetubuhi binatang sama juga hukumnya dengan menyetubuhi manusia, baik segi membatalkan puasa maupun kifarat. ( I’anatu Al – Thalibin Juzu II : 239 )

i)        Tentang suntikan infus
Suntikan infus tidak membatalkan puasa, karena masuknya sesuatu bukan melalui rongga terbuka, akan tetapi melalui pori – pori kulit sehingga sama hukumnya dengan minyak rambut ataupun balsam yang serap kulit ( Tahrir Juzu II : 434 )

j)        Masuk air ketika mandi wajib
Jika itu memang terjadi tanpa kita sengaja tidak akan membatalkan puasa, karena dalam rangka menunaikan hal yang wajib demi sahnya sembahyang.

k)      Mencicipi makanan
Jika kita mencicipinya tanpa masuk kedalam kerongkongan tidak membatalkan puasa, namun makruh karena dikhawatirkan masuk kedalam rongga  ( tertelan ).

Sumber : I'anatu Al - Thalibin, Mahalli, dan 
Tahrir

Kisah Uzair


Dalam sebuah riwayat membicarakan tentang Uzair ada yang bilang yang bahwa beliau termasuk golongan Nabi,  ada juga dalam riwayat lain beliau seorang Auliya, dalam riwayat yang lain beliau dikatakan seorang ‘Ulama dan dalam satu riwayat liannya ada yang mengatakan beliau sorang penghafal yang fasih.

Perantauan Uzair

Ketika matahari mulai terbit disenja pagi, Uzair hendak bepergian dengan kudanya kesuatu tempat. Ketika Uzair lagi menikmati perjalanannya, sampailah kesuatu tempat dengan pemandangan yang sangat bersahabat ( indah ), dengan udara yang begitu segar. yang mana di tempat itu dipenuhi dengan berbagai pepohonan dan macam buah – buahan. Uzair mengambil keranjang yang ada pada kudanya dan memetik beberapa buah saja untuk perbekalannya dan sebagiannya lagi Uzair hendak membawa pulang.

Namun, yang namanya rencana Allah siapa yang bisa menduganya. Mungkin disaat itu Uzair memang sudah direncanakan oleh Allah SWT, ketika beliau hendak pulang kerumahnya tetapi Allah menghendaki lain, beliau tidak tau mana arah menuju kerumahnya. Beliau terus berjalan untuk mencari jalan kerumahnya, tidak lama dalam perjalanan beliau pun sampai ke kesebuah kota,  yang di kenal denagn “Bani Israil” .

Apa yang terjadi terhadap Uzair sesampai ke tempat itu ? ternyata beliau sangat terkejut dan tercengang dengan kondisi kota “Bani Israil”. Uzairpun diselimuti dengan penuh air mata kesedihan  serta hati yang terasa sakit, dengan kondisi mayat yang berserakan dimana – mana, ada yang kepalanya terpisah dengan badan, tangan yang terpotong – potong, serta organ – organ tubuh lainnya yang hancur berantakan. Beliau sangat sedih dengan kejadian yang menimpa tempat tersebut. Ternyata tempat itu ( Bani Israil ) baru usai dari peperangan yang sangat dasyat. beliau hanya bisa merasakan kesedihan saja, biliau tidak tahu apa yang ingin beliau lakukan.

Dikarenakan Uzair terlalu kaget dan tercengang gara – gara hal yang begitu kejam. beliaupun rasanya ingin berteduh sebentar,  tidak lama kemudian beliau masuk kesebuah rumah yang tinggal sisa – sisa dari santapan api, yang  mana dihalaman rumah tersebut ada sebatang pohon kurma. Disitulah Uzair mengikat kudanya. Uzair pun bertanya dalam hatinya  untuk dirinya sndiri “YaAllah seandainya saja Engkau menghidupkan kembali orang – orang yang telah meninggal ini? “ . Namun pertanyaan itu tidak sanggup Uzair menjawabnya. ketika Uzair lagi menikmati bekalan – bekalan yang Uzair bawa tadi, Uzair pun tertidur di tempat itu.

Kematian Uzair dan turunnya 2 malaikat

Dikala Uzair tengah lelap dalam tidurnya, tidak lama kemudian beliau pun terbangun dari dari tidurnya. Beliau pun terkejut, rupanya disaat Uzair tebangun sudah ada dua pemuda disampingnya. Lalu Uzair bertanya : “siapakah engkau wahai pemuda ?”, pemuda itupun menjawab: “kami ini malaikat yang di utus oleh Allah untuk menyatukan tulang – berulang kamu wahai Uzair”. Uzair sangat terkejut waktu mendengar ucapan dari pemuda tersebut.

Kemudian Uzair bertanya , “benerkah apa yang kalian bilang barusan ?, jika kamu tidak percaya, cuba kamu lihat disamping mu, itu buah – buahan dalam keranjang yang kamu bawa waktu dalam perjalanan menuju kemari, bukankah itu sudah membusuk.” Lalu Uzair keluar dari rumah tersebut, beliau meliahat kudanya yang dulunya dibawah pohon kurma sekarang tinggal tulang berulang, pohon kurmanya sudah mati. Kedua malaikat itu berkata :” taukah sudah berapa lama kamu tiada? Kamu sudah 100 tahun disini.” Uzairpun semakin terkejut.

Ternyata dua malaikat tadi adalah suruhan Allah SWT. Yaitu untuk mempersatukan kembali tulang – tulangnya Uzair, untuk dihidupkan kembali.
Firman Allah SWT.
قُلْ يُحْيِيْهَا الَّذِيْٓ اَنْشَاَهَآ اَوَّلَ مَرَّةٍ، وَهُوَبِكُلّ خَلْقٍ عَلِيْمُ .٧٩

Artinya “katakanlah : “tulang berulang itu akan dihidupkan oleh Tuhan yang telah menciptakan kali yang pertama, dan dia maha mengetahui tentang setiap makhluk”.

Kepulangan Uzair ke tempat kediamannya.

Setelah kejadian itu, beliau langsung bergegas pulang ketempat halamannya. Ternyata apa yang dikatakan malaikat tadi memang benar, yang dulunya rumah Uzair paling kecil disitu, sekarang tampak bangunan yang paling tinggi dan mewah. Beliau melihat ada seorang wanita tua dihalaman rumah tersebut.

Uzairpun langsung menyapanya, “wahai hamba Allah, benarkah ini tempat Uzair ? wanita itu sangat terkejut waktu mendengarnya.

wanita tua itupun bertanya: “wahai pemuda, siapah beliau, kenapa beliau bertanya tentang Uzair, sudah bertahun – tahun belum pernah ada orang yang bertanya tentang beliau.”

Uzair menjawab , “akulah Uzair yang telah dihidupkan lagi oleh Allah SWT. Wanita itu tidak percaya akan ucapan Uzair, bahkan wanita tua itu menyuruh Uzair untuk membuktikan. “Mana mungkin orang yang sudah mati bisa bangkit kembali, kalau beliau memang Uzair yang selama ini aku layani, coba beliau memohon kepada Allah, supaya aku kembali muda seperti dahulu kala”.

Uzair pun memohon kepada Allah supaya wanita itu kembali muda seperti dahulu kala. SubhanaAllah, keajaiban langsung terjadi, wanita yang sangat tua itu kembali muda seperti dulu. Dan wanita itupun langsung mencium tangannya Uzair. Ternyata wanita itu orang yang dulunya mengkhadam Uzair. Dari situlah mulanya adat mencium tangan Ulama ataupun orang yang berilmu.

Uzair Berangkat ke bani Israil

Kemudian beliau kembali berangkat ke kota bani Israil, untuk meneruskan tujuannya. Ketika beliau sampai di kota bani Israil, ternyata di tempat itu baru terjadi peperangan. Dan ditempat itu juga beliau menemukan anaknya dengan membuktikan tanda hitam yang ada dipunggungnya Uzair, serta disuruh menghafal seluruh isi dari kitab Taurat untuk membuktikan yang bahwa beliau benar dengan ucapannya. Sampai mereka mengakui kebenarannya disaat itu.

Sekian yang dapat saya smpulkan smoga bisa bermamfaat buat sobat :) .
Wasalam
Sumber : Berdasarkan Riwayat
Penulis : Bustanun Samalanga

Tips Berani Tampil Beda ( Unique )


Beranikah Anda ? Untuk Menjadi seseorang yang tampil berbeda itu tidak mudah. “BEDA” berarti anda harus berani melakukan sesuatu yang tidak sama denga orang lain atau berani melawan arus serta berani mempertahankan prinsip yang anda anggap itu benar. Menjadi seseorang yang berbeda dapat juga membuat anda “menonjol”, serta mendapat perhatian lebih diantara komunitas anda. Bagian yang paling sulit adalah saat membuktikan kepada orang lain kalau perbedaan anda bisa membuahkan kesuksesan dan keberhasilan daripada mereka.

Tidak usah saya memperpanjang lebar pembicaraan saya, jika sobat benar – benar berkeinginan untuk berani tampil beda, simaklah dengan baik beberapa trik dan tips untuk sobat.

Berikut beberapa tips yang menginspirasi anda untuk tampil berbeda;

  • KREATIF

    Temukan hal – hal baru yang belum terpikirkan oleh orang lain dan kalau berhasil, jangan malu untuk mensosialisasikannya atau mempublikasikannya. Atau ketika orang – orang senang dengan gaya desain minimalistnya, anda menawarkan dengan desain bergaya, sehingga bisa menjadi sebuah trobosan buat mereka.
     
  • PERCAYA DIRI DAN CINTAI DIRI ANDA

    Mau gendut, kerempeng, pendek, atau jerawatan, bodoh, tidak punya nyali, dan lain sebagainya. Tapi anda tetap percaya kalau anda mempesonan dari dalam, karena buat kaum hawa inner beauty lebih penting bagi mereka. Anda tidak perlu minder dengan kondisi fisik anda saat ini, ingat syukuri apa yang Allah anugerahkan kepada anda, karena itu jalan utama untuk menuju kesuksesan anda. Cobalah gali potensi yang lain sehingga anda dapat tampil percaya diri. InsyaAllah keberanian untuk tampil berbeda akan tumbuh pada diri anda.
     
  • MENJADI PELOPOR

    Seandainya di tempat belajar anda banyak santri ataupun mahasiswa saat aktifitas belajar, setidaknya sudah menjadi rahasia umum kalau andalah yang memulainya. Jangan pernah lupa akan kendalikan sifat TAKABUR, karena itu dapat merusak apa yang ingin anda raih.
     
  • MEMEGANG PRINSIP

    Berbuat sesuatu karena anda memang ingin melakukannya berdasarkan pertimbangan kondisi pribadi anda. Bukan karena semua orang sudah melakukannya. Jangan ikut – ikutan dan jangan pernah menjadi orang yang bermental pengikut ( bidang DUNIA ).
     
  • TAMPIL MENONJOL

    Dengan anda tampil menonjol, bukan berarti anda harus lebih dibandingkan dengan rekan – rekan dalam komunitas anda. Bukan berarti anda harus tampil “ter” daripada mereka seperti, ter – imut, terpandai, tercantik, tertinggi, terkaya, terhebat, atau ter – ter lainnya. Justru disini anda harus berani melawan arus brand image tersebut. Misalnya, apabila seluruh teman – teman anda maupun orang – oranglain di sekitar anda menggunakan sepeda motor ke tempat belajar ataupun kampus, anda cukup saja menggunakan sepeda, selain tampil bersahaja dan keren, anda juga dapat berhemat lhooo hehehe. Atau misal ada orang yang berbicara tentang anda, anda cukup balas saja ia dengan senyuman anda okeyyy... So met berusaha sobat . .
Semoga dari sedikit tipsnya dari saya dapat bermamfaat buat sobat..
wasalam
salam Tangga ISLAM

ACEH VS BELANDA


Banyak para sejarawan cenderung setuju bahwa paruh kedua abad ke – 19 adalah mulai tumbuhnya kolonialisme dan di mulainya periode imperialisme modern. Periode ini adalah masa ekspansi wilayah dan persaingan kolonial, ketika system kapitalis modern, dibawah perlindungan politik, di mulai untuk menguasai negara – negara Dunia. Salah satu contoh usaha kolonial di Asia Tenggara adalah agresi Belanda ke Aceh, sebuah negara merdeka yang terletak paling ujung pulau sumatra.

Dalam rangka usaha perluasan penjajahan, pemerintah belanda mengutus beberapa delegasi pada akhir Agustus 1872 untuk memaksa masyarakat Aceh mengakui kedaulatan Belanda terhadap wilayah mereka. Masyarakat Aceh menolak keras pemaksaan ini, sebagai akibatnya Belanda menyatakan perang dan menyerang Aceh pada bulan April 1873. Penyerangan yang pertama ini dapat dipukul mundur oleh rakyat Aceh.

Pada tahun 1874 Belanda kembali lagi untuk menyerang Aceh yang kedua kalinya dengan kekuatan dasyat, dan dalam kesempatan ini Belanda dapat menduduki istana Raja, namun ini tidak berarti perang berakhir.
Para Ulee Balang menghadapi invansi Belanda dengan berbagai cara. Beberapa dari mereka menjadi peminpin yang tegar dari pasukan Aceh, ada juga yang langsung ingin bergabung denegan Belanda. Ketika Sultan tidak sanggup meminpin perlawanan, dan para Ulee Balang  tidak mampu untuk menyatukan aksi perlawanan rakyat lagi, Ulama muncul dari dayah mereka untuk meminpin perang melawan penjajah yang kafir. Disaat itu ulama mengumumkan “ Ini merupakan tugas kita untuk bersatu melaksanakan jihat”.

Berdasarkan hal tersebut para Ulama menjadi salah satu instrumen yang membawa konflik tersebut kedalam perang suci, yaitu melalui penyebaran, ideologi perang sabi, ulama mempengaruhi rakyat untuk meningkatkan kekuatan mereka guna untuk berperang melawan musuh.

Agar status hukum perang jelas bagi rakyat Aceh, para Ulama menggunakan jalan dengan teori Islam tentang perang suci; mereka menyebut penjajah Belanda sebagai “Kafir al-harb”, wilayah yang diduduki belanda di katakan “ dar al-harb.”

Menurut Ulama perang melawan Belanda ini merupakan kewajiban bagi kaum Muslim. Untuk melawan penjajah disebut dengan Jihad fi Sabilillah. Siapapun yang gugur dalam perang adalah Syahid dan akan masuk surga. Lebih dari itu adalah dibolehkan untuk mengambil secara paksa harta yang dimiliki oleh kafir. Dengan strategi ini telah menambah keinginan rakyat untuk berperang.

Salah seorang ulama terkenal yang meminpin perlawanan terhadap belanda adalah Tgk. Chik Di Tiro. Nama aslinya Tgk. Muhammad Saman. Oleh belanda ia dipandang sebagai figur yang menonjol dalam kehidupan sosial politik Aceh. Khutbahnya yang dapat memberi semangat perang suci dia beliau tidak hanya memperkuat kekuatan Muslim untuk berperang, tapi juga memperkuat pengaruh ulama terhadap rakyat Aceh. Oleh karena itu Jendral Belanda mengirim surat rahasia kepada gubernur Belanda Di Aceh, yang merekomendasikan bahwa ia sanggup membayar 1000 dolar untuk menangkap Tgk. Chik Di Tiro, baik hidup ataupun mati.

Tgk. Chik Pante Kulu beliau adalah salah satu teman dekatnya Tgk. Chik Di Tiro dan seorang sastrawan, menulis sebuah syair mengenai perang suci yang berjudul  Hikayat Perang Sabi. Hikayat ini berisi anjuran berperang di jalan Allah dan menjanjikan hadiah berupa pahala bagi siapa yang mati syahid dalam perang tersebut. A.H Philips, Gubernur Belanda di Aceh, menulis dalam memorinya bahwa pembacaan Hikayat Perang Sabi dalam masyarakat mengakibatkan pembaca dan pendengar mendorong keinginan mereka untuk mati syahid dalam perang melawan kafir.

Tgk. Chik Kuta Karang salah seorang ulama yang dipilih untuk meminpin perang gerilnya setelah Tgk. Chik Di Tiro gugur. Untuk mendapatkan kekuatan dan memberi semangat rakyat Aceh, beliau menulis beberapa risalah kecil yang membicarakan masalah hubungan agama dan politik yang berjudul Tazkirat al-Rakidin ( Pernyataan kepada yang tidak berbuat sesuatu ). Usaha ini nampaknya sangat berhasil. Tidak hanya orang – orang awam yang terpengaruh oleh risalah ini tapi juga beberapa Uleebalang, yang pada awalnya kerja untuk Belanda kemudian kembali membantu para gerilya rakyat Aceh, secara terbuka atau tertutup.

Di Aceh pada masa kesultanan, pria dan wanita mendapat kedudukan yang sama dengn batasan sesuai dengan fitrah dan dan fisik mereka dengan batasan ajaran islam. Sebagaimana dalam sejarah Aceh, empat sultan yang meminpin Kerajaan Aceh adalah yaitu;

  1. Cut Nyak Dhien
  2. Cut Nyak Meutia
  3. Malahayati  

    Yang sebagian dari mereka ada yang menjadi ulama secara otodidak, salah seorang wanita yang terlibat dalam perang dari semenjak lahirnya perang adalah;

  4.  Tgk. Fakinah
Beliau sebagai puncak kepeminpinannya beliau menjadi komandan dari sebuah divisi yang terdiri dari sejumlah pasukan. Diantara mereka ada yang sebagian mecari dana sementara yang lainnya menetap di dayah untuk mengajar agama Islam kepada anak – anak mereka.
Sekian yang dapat kami simpulkan,, smeoga bermamfaat dan berguna buat semua masyarakat dan pemuda – pemudi Di Aceh.
Wasalam

Sumber : Prof. Dr. M. Hasbi Amiruddin, MA

10 Mamfaat Memelihara Mata


Ada pepatah yang bilang kalo asal cinta itu dari mata turun ke hati.Terasa gak ? Awalnya sih mungkin nggak,tetapi karena seringnya bertemu and ber-say hello,serta setelah melihat, menimbang and seterusnya,memutuskan menetapkan bahwa doski ternyata oke juga tuh yang punya prinsip,masa ‘ ada barang bagus dilewatin (jualan kali yee...!). Namun terlepas dari semua itu perlu ingat kalo dampak dari nggak terjaga nya pandanganya itu sangat besar.

Karena ibarat komputer, MATA adalah pemberi input yang akan memberi tulisan ataupun gambar ke CPU (otak) yang kemudian diolah dan disimpan, sehingga sewaktu-waktu dapat ditampilkan kembali. Coba bayangin deh, kalo saja setiap sektor dari memori dipenuhi oleh berbagai file yang nggak penting, jelas bakal sulit bagi kita untuk menyimpan file-file lain yang mungkin aja lebih urgen.

Emm, Kalo kita kembaliin pada konsep otak manusia, maka akses yang tersimpan pada memori akan menyebabkan akan berkurang nya daya ingat, kemampuan menghafal menurun and aktifitas “sabiqul bil khearat” pun terhambat oleh adanya sejumlah gambaran yang mendominasi memori.

Sobat muda,saking gedenya dampak dari memandang ini sehingga ALLAH ngingetin kita untuk senantiasa menjaga pandangan, (liat surat al-Nur 24:30-31).Dan Rasulullah pun ngingetin kita, “Bahwa pandangan merupankan salah satu panah-panah iblis.”(HR.Tabrani dan Hakim).

Berbicara tentang pandangan mata, maka mungkin lebih serunya kalau kita berbicara tentang hukum and mala petaka yang akan diakibatkan nantinya. Pengen tau apa sih sebenarnya hukum pandangan memandang itu ? So, kamu mesti simak yang di bawah ini,oke...!

Hukum Pandangan Mata

Sobat muda, tentu sobat udah pada tau bukan, apa yang dimaksud Ghadhul Bashar itu? Yup, yang dimaksud denga ghadhul bashar disini adalah menjaga padangan or nundukin pandangan dari hal-hal yang diharamkan. Opsss. . .tapi jangan salah !! Nundukin pandangan di sini bukan berarti nundukin kepala terus – menerus sampe ‘nggak liat jalan (ntar nabrak tiang listrik gimana coba, khhan bisa berabe entar).

Karena pandangan mata merupakan dasar untuk menjaga kemaluan, maka syari’at menetapi pengharamannya dan ngebolein karena pertimbangan kemaslahatan yang jelas dan pasti. Sedangkan menjaga kemaluan wajib dalam keadaan gimana pun. Tidak diperbolehkan kecuali menurut hak nya. Perintah untuk menjaga pandangan sering banget disebutin baik dalam AL-QUR’AN maupun didalam Hadist.Dalam al-shahih disebutin al-fadhal bin Abbas Radhiyallahu‘anhu pernah membonceng Rasulullah  Shallaallahu ‘Alaihi Wasallam pada saat pelaksanaat qurban dari Muzdalifa kenima tiba-tiba ada beberapa onta yang sedang dinaiki oleh wanita lewat, seketika itu al-fadhal memandang mereka, lalu Rasulullah membalikkan kepalan nya ke arah yanag lain.

Sobatku muslim ini adalah bukti konkret pelarangan and pengingkaran dengan perbuatan langsung, andai kata pandangan itu diperbolehkan tentunya beliau membiarkan perbuatan al-Fadhl. Rasulullah bersabda :

“sesungguh nya ALLAH telah menetapkan atas dari anak keturunan Adam Bagian nya dari zina,dia mengetahui yang demikian tanpa dipungkiri.Mata itu bisa berzina dan zina nya adalah pandangan,lidah itu bisa berzina dan zina nya adalah perkataan,kaki itu bisa berzina dan zina nya adalah ayunan kaki,tangan itu bisa berzina dan zina nya adalah tangkapan yang keras,hati itu bisa bezina dan zina nya itu keinginan dan berangan-angan,sedangkan kemaluan menebarkan yang demiakian itu atau mendustakan nya.”(HR.Bukhari, Muslim, al-Nasai, Abu Dawud )


Coba perhentian deh, yang calon awal disebutin di sini adalah zina mata, karena inilah dasar dari segala zina. Hadits ini merupakan bukti yang amat jelas bahwa mata bisa berbuat durhaka karena memandang mata merupakan dasar segala fitnah.


Diriwayatkan pula, bahwa Rasulullah Shallallahu’Alaihi wa Sallam pernah bersabda  kepada Ali Radhiyallah’Anhu,
“Wahai Ali jangan lah  engkau ikuti pandangan dengan pandangan berikut, karena pertama menjadi bagianmu dan yang kedua bukan lagi menjadi bagianmu (dosa atasmu).”(HR.al-Tirmidzi dan Abu Dawud)

Dalam hadist ini beliau dengan tegas mengatakan kalo pandangan pertama yang nggak disengaja merupakan bagian atau rezki baginya, sedangkan pandangan berikut bukan lagi, bahwa merupakan dosa yang berarti haram baginya mengulangi pandangan.Nah sobat muda (ghadhulbashar) itu, nah gimana kalo sakarang kita ngebahas  lagi manfaat dari Ghadhul Bashar  itu,oke...! Lanjut deh.

10 Manfaat Memelihara Mata

  1. Menutup pintu neraka jahannam. Pandangan mata adalah merupakan penghalang untuk mengambarkan pandangannya, siapa yang merusak tabis ini maka ia berani melanggar larangan-Nya.

  2. Membersihkan hati dari derita penyesalan. Sesuatu yang paling berbahaya bagi hati adalah mengumbar pandangan karena dia akan meliat apapun yang dicari nya dan nggak mau bersabar. Itulah derita dan siksaan yang dirasakan (makanya, hati-hati dengan mata mu).

  3.  Mendatangkan cahaya and keceriaan di hati. Cahaya and keceriaan yang karena menahan mata ini dilihat dimata, wajah and seluruh tubuh, oleh karena itu ALLAH menyebutkan di dalam surat al-Nuur ayat 35;
    “ALLAH (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi.”
    yang sebelum nya ALLAH befirman ;
    Katakanlah kepada laki-laki yang beriman hendaklah mereka menahan pandangannya...(al-Nur:30)

  4.  Mendatangkan kekuatan firasat yang benar.menahan pandangan bisa mendatangkan kekuatan firasat, karena itu termasuk cahaya and buah dari cahaya. Jika hati bercahaya maka firasatnya juga nggak bakal meleset deh, sebab hati itu kedudukan seperti cermin yang memperlihatkan seluruh data yang seperti apa adanya, sedangkan pandangan adalah seperti menghembuskan nafas dicermin.

  5. Medatangkan kegembiraan, kesenangan and kenikmatan, kegembiraan dan kesenangan ini jauh lebih melegakan dari kesenangan yang diperoleh dengan  mengumbar pandangan. Sebab dia mampu menahan musuhnya dengan cara menetangnya yakni hawa nafsu yang menjurus kepada keburukan, maka ALLAH menggantin dengan kesenangan nya yang lebih kompit.

  6. Mendatangkan kekuatan hati, keteguhan and keberanian. Seseorang  yang menjaga pandangannya, bakal bisa menguasai pandangan itu yang  disertai dengan penguasaan terhadap hujjah. Di mana  atsar disebutkan
     “siapa yang menetangkan hawa nafsu nya maka syetan akan merasa takut kepadanya.”

  7. Memebaskan hati dari tawanan syahwat. Sesungguh nya orang yang layak disebut tawanan adalah yang bisa ditawan oleh syahwatnya and hawa nafsunya. Kalo hawa nafsu and ayahwat sudah menawan hati manusia, maka kemungkinan bagi musuh rival nya untuk melancarkan siksaan kepadanya, sehingga dia seperti anak burung ditangan anak kecil yang memainkan sesuka hatinya.

  8. Membuka pintu and jalan ilmu serta memudahkan untuk medapatkan sebab-sebab ilmu.

  9. Menguatkan and mengokohkan akal.

  10. Membebaskan hati dari syahwat yang memabukkan adan melalaikan yang melemahkan. Mengumbarkan pandangan mata pasti akan membuat pelakunya lalai terhadap ALLAH dan nggak memikirkan hari akhir serta membuatnya mabuk kepanyang dalam tawanan cinta sebagaimana firman-Nya tentang orang-orang yang mengumbar pandangan  and tertawan oleh rupa penampilan:
    “Demi umurmu (Muhammad )sesungguh nya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).” (al-Hijr)

Nah sobat muda sudah taukan,kalo kita udah tau bahwa pandanga  itu merupakan awal mula tumbuh nya cinta, maka nggak selayaknya  seseorang menjadikan dirinya sebagai tawanan terus-menerus lewat matanya. So, be careful with your eyes!!! Jangan lupa...berdo’alah senantiasa Kepada Sang Maha Tau dari Maha Melihat agar hati dan mata dapat dijaga dari hal-hal yang diharamkan . Wallahu A’lam.

Sumber : Ummu Abdillah bin Abbas

Pentingnya Sifat Malu


RASA MALU adalah salah satu dari cabang – cabang keimanan. Akhlak yang tinggi ini apabila ditanamkan ke dalam jiwa kemudian terus berakar ke dalamnya, maka akan bertambah bersih keindahannya. Jika rasa malu ini hilang dari seseorang, maka hilanglah harga dirinya. Hal ini dikarenakan rasa malu merupakan akhlak yang dapat mendorong seseorang untuk berbuat baik dan meninggalkan perbuatan keji.

Rasa malu merupakan sesuatu yang paling utama yang harus diajarkan kepada anak perempuan sejak mulai dini ( kecil ). Khususnya dalam masalah berinteraksi dengan laki – laki yang bukan mahramnya dan supaya tidak membiasakan dirinya untuk mengobrol dengan mereka ( laki – laki yang bukan mahramnya) seperti tamu ayahnya, atau tamu saudaranya, pemilik toko dan sopir dengan pembicaraan yang melebihi batas kebutuhan dan kepentingan.

Sekarang kita lihat dalam pergaulan sehari – hari atau dalam masyarakat umum sebagian orang meremehkan masalah ini, yang menjadikan anak perempuan tidak menghiraukan lagi sikap suka bertengkar, banyak tertawa dan bercanda bersama lawan jenisnya. Tidak hanya lain yang membuat dia begini dikarenakan sejak kecil ia telah dibiarkan dan tidak diarahkan dengan arahan yang baik. Sehingga akhirnya perbuatan seperti ini dianggap boleh baginya, dan ini lah bagian dari pintu – pintu fitrah. Tetapi jika sebalik demikian dengan tertanamnya benih rasa malu padanya dia akan menjadi anak yang berakhlak baik serta menjadi tabiat yang melekat padanya.

Wahai saudariku, wanita pendidik yang mulia, inilah contoh dari seorang anak perempuan yang berakhlak dengan akhlak yang utama ( rasa malu ). Seorang anak perempuan membiasakan diri untuk tidak bercampur dengan laki – laki yang bukan mahramnya, jika pergi kepasar di dampingin mahramnya, baik ibunya ataupun saudaranya. Ia hanya menunjuk saja apa yang ia inginkan dan berbisik dengan suara halus kepada ibunya tentang apa yang ia maksudkan sehingga pemilik toko tidak bisa mendengar suaranya. Ibunyalah yang menjadi perantara bagi anak perempuannya dalam hal belanja.

Ini adalah contoh dari seorang anak perempuan yang memiliki rasa malu dan menjaga diri. Adapun sebagian anak perempuan kaum Muslimin pada Zaman sekarang, keadaanya sangat menyedihkan baik di pasar, perkantoran, bahkan ditengah – tengah keramaian. Khususnya pada musim – musim tertentu dan awal tahun ajaran baru.

Wahai saudariku, kita sangat membutuhkan pengkajian ulang mengenai kondisi dan gaya hidup putri – putri kita, serta bagaimana seharusnya berinteraksi dengan mereka. Saya memohon kepada Allah agar membuat mata kita tenang dengan keshalihan mereka. Karena mereka adalah para calon ibu di masa mendatang dan para calon pendidik untuk generasi – generasi berikutnya.

Saudariku yang mulia, Nabi Muhammad saw adalah seorang yang sangat pemalu, sangking pemalunya, beliau dikatakan sebagai orang yang lebih pemalu dari seorang gadis yang dipingit. Beliau menjadi gambaran sikap malu yang berlebihan disamakan dengan sifat malu wanita yang belum menikah alias perawan.
Diriwayatkan dari Abu Sa’id al – Khaduri RA, ia berkata;

كَنَارَسُوْلُ اللهِ صَلَ الله عَلَيْه وَسَلام أَشَدَّ حَيَاءٍ مِنَ الْعَذْرَاءِ فِيْ خِدْرِهَا فَإِذَا رَأَى شَيْئَا يُكْرِهُهُ عَرَفْنَاهُ فِيْ وَجْهِهِ

“ Rasulullah saw. Lebih pemalu daripada seorang gadis yang dipingit. Maka jika beliau melihat sesuatu yang di bencinya, kami dapat mengetahuinya dari raut wajah beliau.” ( Muttafaq ‘Alaih ).

Syaikh Muhammad Bin Utsaimin RA berkata, “ Al – Adzra adalah seorang wanita yang belum menikah ( perawan ). Ia adalah perempuan yang sangat pemalu dikarenakan belum menikah dan tidak pernah bergaul dengan laki – laki. Karenanya, anda akan mendapatinya sebagai seorang pemalu dalam pingitannya. Adapun Rasulullah saw adalah lbih pemalu daripadanya”.

Lalu, dimanakah rasa malu seorang gadis di Zaman kita sekarang dimana yang sifat malunya tersebut menjadi gambaran pada akhlak Rasulullah saw. Hal demikian sangat langka terjadi kecuali pada orang yang dirahmati Allah SWT semata.

wasalam.. semoga artikel ini bermamfaat buat sobat - sobit sekalian... aminn

Sumber: An-Nawawi, rayadush shalihin yang dikuatkan oleh imam al-Albani hal 279
                Ibnu Usaimin Syarhu Riyadushalihin

Hiburlah Orang Yang Terkena Musibah


Assalamualaikum sobat . . . .
Lihatlah ke samping kiri dan samping kanan mu, adakah anda melihat orang yang mendapat musibah, dan adakah anda menyaksikan orang – orang yang di timpa bencana; dari tiap rumah terdengar ratapan dan dari setiap pipi mengalir air mata.

Wahai pencaci dan pencela masa
Adakah engkau bebas sentosa

Berapa banyak bencana yang menerpa, dan seberapa banyak orang – orang yang sabar terhadapnya. Bukan hanya ada yang ditimpa musibah, bahkan musibah yang menimpa anda belum seberapa di bandingkan selain anda.

Berapa banyak orang – orang yang sakit dan telah bertahun – tahun terbaring diatas ranjang hanya dapat bergerak ke kiri dan ke kanan sambil mengerang dan berteriak menahan rasa kesakitan. Berapa banyak orang – orang yang di penjara melewati tahun – tahunnya tanpa bisa melihat matahari dengan kedua matanya dan tidak pernah mengenal selain jeruji besinya.

Berapa banyak pria dan wanita yang kehilangan buah hatinya ( anaknya ) di kala masih berusia belia dan remaja. Dan berapa banyak orang – orang yang di timpa kesusahan, dililit utang, dan dilanda bencana.

Kini tiba saatnya bagi anda untuk menghibur diri dengan mereka dan mengerti dengan penuh keyakinan bahwa kehidupan ini adalah penjara bagi orang yang beriman, rumah kesusahan dan kesedihan. Di saat masih pagi, istana – istana ramai dengan penghuninya dan ketika sore robohlah ( temboknya ) menutupi atapnya. Ketika kekuatan berkumpul, badan sehat, harta yang melimpah, anak banyak, dan tidak lama kemudian, hanya dengan hitungan hari tiba – tiba menjelma jadi kemiskinan, kesakitan, perpisahan dan kematian.

“ Dan telah nyata bagimu bagaimana Kami telah berbuat terhadap mereka dan telah Kami berikan kepadamu beberapa perumpamaan.”

Maka seharusnya anda mempersiapkan diri sebagaimana persiapan seekor unta terlatih yang menjerum di atas batu. Hendaknya juga membandingkan musibah yang menimpa anda dengan orang – orang yang mengalaminya di sekitar anda dan orang – orang yang sebelum anda yang telah lewat masanya, supaya tampak bagi anda bahwa keadaan anda lebih baik di bandingkan dengan mereka.

Ternyata yang anda alami hanyalah sengatan kecil saja dibandingkan mereka. Maka pujilah Allah SWT atas kelembutan-Nya, bersyukurlah kepada-Nya atas apa yang masih ada, dan carilah fahala dari apa yang telah diambil-Nya, dan juga hiburlah orang – orang yang di sekitar anda.

“ Kalau bukan karena tangisan – tangisan orang di sekelilingku, karena meratapi saudara – saudaranya, pasti aku sudah bunuh diri.”

Tentunya anda mempunyai teladan pada pribadi Rasulullah saw. . ketika kotoran unta di letakkan di atas kepalanya, dibuat berdarah kedua kakinya, dilukai wajahnya, diblokade diantara celah gunung sampai memakan daun pepohonan, diusir dari mekkah, dipatahkan gigi serinya, dicemarkan kehormatan isterinya yang mulia, tujuh puluh sahabatnya dibunuh, kehilangan putra lelakinya dan beberapa putrinya, mengikat batu pada perutnya karena lapar, di tuduh sebgai penyair, penyihir, peramal, gila, bahkan sampai dikatakan bahwa beliau seorang pembohong besar.

Akan tetapi Allah menjaga beliau dari semua itu. Semua ini adalah cobaan yang tidak dapat di hindari, dan ujian yang tidak ada bandingannya sama sekali. Nabi Zakariya dibunuh, demikian juga Nabi Yahya as. Nabi Musa dikucilkan, Nabi Ibrahim di masukkan kedalam api, semua pemimpin menempuh jalan ini.

Sahabat Umar ditikam, demikian juga sahabat Usman dan sahabat Ali. Punggung – punggung para pemimpin dicambuki, orang – orang terpilih dimasukkan penjara, dan orang – orang mulia ditimpa bencana.

“ Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu ( cobaan ) sebagaimana halnya yang dirasakan orang – orang terdahulu sebelum kamu ? mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan ( dengan berbagai macam cobaan ) .”

Sumber : Aidh Abdullah Al – Qarni